Cara Diet Organik | untitled

www.indoreiki.com

ARTIKEL DIET SEHAT

5 Mitos Tentang Diet

Ada beberapa mitos yang selama ini kita percayai mengenai diet. Namanya saja mitos, tentunya kebenarannya masih perlu dipertanyakan. Beberapa di antaranya adalah:

1.      Pendapat bahwa kalori dari setiap jenis makanan berbeda. Misal, Anda mengkonsumsi 4000 kalori dengan memakan 1000 gram gula sebenarnya sama saja dengan Anda mengkonsumsi 4000 kalori dengan menikmati 444 gram lemak dari susu yang Anda minum. Jadi jangan beranggapan bahwa kalori dari satu jenis makanan lebih rendah dibanding jenis makanan lain.

2.      Pendapat bahwa makanan rendah lemak dapat kita konsumsi sebanyak mungkin. Toh rendah lemak, bukan? Rendah lemak, memang, namun tetap mengandung sejumlah kalori. Kebanyakan makanan rendah lemak mengganti lemak yang terkandung di dalamnya dengan gula.

3.      Mitos bahwa cincin, gelang atau perlengkapan lainnya yang dikenakan di tubuh dapat membakar lemak masih perlu dipertanyakan. Karena tidak ada cara lain untuk membakar kalori selain Anda membakarnya dengan melakukan kegiatan fisik aktif.

4.      Anggapan bahwa kita dapat mengurangi sejumlah besar kalori dalam waktu singkat tanpa perlu berolahraga sama sekali tentulah tidak benar. Mengurangi kalori dengan diet tanpa olahraga membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding diet yang dikombinasi dengan olahraga. Jadi kita memang harus banyak melakukan aktivitas fisik, seperti berolahraga selain mengatur pola makan jika ingin mendapat hasil yang lebih maksimal dengan waktu yang lebih singkat.

5.      Keinginan menggebu di awal masa diet biasanya menyebabkan kita mengurangi jumlah asupan makanan secara drastis. Jika kita biasa mengkonsumsi nasi tiga kali sehari, dapat terjadi di masa awal diet kita mengurangi asupan nasi secara total dan hanya mengkonsumsi sayur dan buah saja dengan harapan berat badan idaman dapat segera dicapai. Yang kemudian terjadi di akhir diet kita, yaitu di saat berat badan idaman kita telah tercapai, pola makan kita akan menjadi lebih kacau dibanding sebelum diet dimulai.

Dengan mengetahui mitos-mitos di atas, kini Anda bisa mempertimbangkan lebih masak rencana diet Anda. Diet tentu saja merupakan hal yang baik, jika Anda dapat menjalaninya dengan disiplin dan mengikuti pola yang tepat. Jika memang diperlukan Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter untuk lebih memastikan bahwa program pengurangan berat badan yang akan Anda jalani baik untuk kesehatan.

Sumber: www.jawaban.com

Cara Diet Sehat Yang Disarankan

Tubuh yang langsing dan ideal merupakan idaman banyak orang, terutama wanita. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkannya termasuk diet yang ketat. Namun, bukan tubuh langsing yang diperoleh, melainkan sebaliknya atau badan menjadi lemas karena kurangnya asupan gizi yang seimbang.

Mengapa Anda makan?

§         Jangan menggunakan makanan sebagai reward bagi diri Anda sendiri. Pilihlah reward yang lain seperti buku baru, tiket bioskop, dan lain-lain.

§         Tidak menghabiskan makanan yang ada di piring keluarga atau saudara Anda hanya karena rasa sayang terhadap makanan tersebut. Buanglah dengan segera atau menyimpannya di tempat yang tidak terlihat dan rencanakan untuk menggunakannya pada waktu makan berikutnya.

§         Jangan biarkan makanan tergeletak atau terlihat bila itu akan menggoda Anda. Simpan makanan itu pada wadah yang tidak tembus pandang dan simpan pada tempat yang tidak terlihat, seperti di lemari atau di refregerator.

§         Jika ada beberapa makanan dan Anda mengingkannya, ”jangan pernah membelinya.

Apa yang Anda makan?

Perhatikan menu diet Anda, apakah sudah mendekati pola menu gizi yang seimbang ataukah dalam jangka waktu cukup lama Anda melakukan diet ketat yang hanya makan satu atau dua jenis makanan tertentu saja. Mungkin berat badan Anda akan menurun dengan cepat, tapi hal itu dapat berdampak terhadap kesehatan. Oleh sebab itu, “diet ketat “ perlu mendapat perhatian jika:

§         Tidak mengandung zat gizi yang seimbang, oleh sebab itu kurang sehat.

§         Dapat mencapai berat badan yang diinginkan tetapi tidak dalam waktu lama.

§         Tidak sesuai dengan pola makan keluarga sehingga Anda harus masak untuk Anda sendiri dan untuk keluarga.

§         Diet tersebut sering membuat Anda lapar.

Dimana Anda makan?

§         Buatlah beberapa perubahan kecil di sekitar ruang makan Anda, itu akan membantu Anda menghindari godaan untuk mengonsumsi makanan yang tidak Anda perlukan.

§         Pilih satu tempat makan yang spesifik di rumah (dan di tempat kerja). Misalnya meja makan yang diletakkan di tempat tertentu dan makan serta minum hanya di tempat itu saja.

§         Jangan makan dan minum di tempat lain (di dapur, di ruang keluarga, di kamar mandi, sambil berjalan, dan lain-lain).

§         Sebelum Anda duduk makan, aturlah ruangan tersebut dengan baik.

§         Ketika Anda makan, jangan biarkan makanan yang lain berada di atas meja.

§         Jangan menyimpan makanan seperti buah-buahan, kacang atau permen di ruangan dimana Anda makan.

Kapan Anda makan?

§         Cobalah untuk makan secara teratur 3 kali sehari.

§         Hindari untuk mencicipi makanan bila sedang menyiapkan dan memasak makanan.

§         Bila Anda sedang makan, jangan sambil membaca buku atau majalah, menonton TV atau berbicara di telpon.

§         Jika ingin berbelanja (shopping), jangan dalam keadaan perut lapar. Sebaiknya makanlah terlebih dahulu.

Bagaimana Anda makan?

§         Konsentrasilah pada makanan. Nikmati setiap sendok makanan.

§         Makanlah secara perlahan dan jangan tergesa-gesa. Masukan sendok ke dalam mulut bila mulut sudah kosong.

§         Gunakan piring kecil sebagai tempat makan Anda.

§         Taruh makanan sesuai dengan kebutuhan pada piring makan Anda, dan jangan menambah lagi.

§         Jika Anda harus sering kontak dengan makanan, minimalkan kontak tersebut, misalnya setelah membuat sandwich, simpan kembali semua makanan, bersihkan dan kemudian duduklah untuk makan sandwich tersebut.

Dengan siapa Anda makan?

§         Makan di luar sangatlah menyenangkan, tetapi janganlah makanan dijadikan sebagai alasan untuk sosialisasi dengan orang lain.

§         Cobalah untuk menikmati kegiatan sosial yang diadakan oleh kantor atau rekan Anda, tidak hanya sekedar untuk makan dan minum saja.

§         Rencanakan apa yang akan Anda makan.

§         Makanlah hanya apa yang telah Anda rencanakan. Jika Anda menolak makanan, katakan bahwa Anda sedang diet, maka teman Anda akan mengerti pola makan yang baru.

§         Pada saat pesta, janganlah berdiri atau duduk dekat makanan.

§         Ambilah sesuatu yang dapat anda minum (seperti: air mineral, air soda, minuman rendah kalori dan lain-lain).

§         Buah segar, biskuit tanpa cream, crackers atau salad sayuran bisa dijadikan alternatif snacks bagi Anda.

Semoga tips itu dapat membantu mengubah kebiasaan Anda ke arah kebiasaan makan yang lebih baik, diet dapat diterima, dapat menurunkan berat badan Anda serta mempertahankannya dan yang paling penting adalah Anda tetap sehat.

Sumber info-sehat

Diet Sehat dengan Buah-buahan

Gizi.net - SAAT ini banyak program diet yang menawarkan hasil tubuh sehat dan langsing. Namun, hati-hati dalam memilih program diet yang tepat, karena impian tubuh sehat dan langsing bisa hilang akibat salah memilih program diet.

Dalam memilih program diet, membatasi konsumsi satu kelompok makanan tertentu seperti hanya mengonsumsi buah dan sayur saja juga tidak sehat. Karena tubuh akan kekurangan zat lainnya yang diperlukan seperti protein, karbohidrat, dan lainnya. Oleh karena itu, diet dengan buah-buahan juga harus diimbangi asupan nutrisi lainnya.

Mengonsumsi buah-buahan

Salah satu program diet yang aman bagi tubuh adalah diet dengan lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah segar. Program ini jauh lebih baik karena dari sayuran dan buah segar banyak ditemukan fiber atau serat sebagai komponen makanan yang penting untuk diet. Konsumsi buah dan sayuran dalam jumlah tinggi itu dapat pula menghindarkan manusia dari serangan jantung dan kanker.

Daftar 10 buah-buahan yang bermanfaat bagi kesehatan dan kandungan nutrisinya:

Apel

Apel mengandung karbohidrat terutama ketika sedang tumbuh dan kaya pectin (sejenis serat). Apel mengandung flavonol yang disebut quercetin yang dalam beberapa penelitian memiliki bahan antikanker. Quercetin juga mengandung bahan antiradang sehingga bermanfaat bagi penyakit seperti arthritis. Sedangkan kandungan gizinya, apel mengandung vitamin C tapi tidak sebanyak buah jeruk.

Stroberi

Stroberi mengandung ellagic acid sebagai antioksidan. Dalam beberapa penelitian ellagic acid terbukti dapat menghalangi pertumbuhan tumor dalam paru-paru, osephagus, payudara, cervix dan lidah. Sebagai obat tradisional, stroberi diyakini memiliki antibakteri dan digunakan sebagai pembersih sistem pencernaan. Stroberi banyak mengandung vitamin C.

Pisang

Pisang merupakan sumber vitamin B6 yang dibutuhkan untuk membuat serotonin dalam otak. Serotonin berfungsi mengurangi rasa sakit, menekan nafsu makan, dan membuat merasa relaks dan mengurangi ketegangan. Sebagai obat tradisional, pisang digunakan untuk menyembuhkan bisul perut. Tidak seperti buah-buahan lain, pisang mengandung banyak karbohidrat, sedikit mengandung karotin dan vitamin C namun kaya potasium.

Melon

Melon mengandung gula yang tinggi dan lycopene yang berfungsi sebagai antikanker. Melon merah dan oranye juga mengandung carotenoid yang dapat melindungi sel tubuh terhadap kerusakan free radical dan dapat juga diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Melon merupakan sumber carotenoid dan juga mengandung vitamin C.

Jeruk

Jeruk mengandung phytochemical yang disebut hesperidin yang berfungsi sebagai antioksidan. Jeruk juga sumber pectin yang berfungsi menurunkan tekanan darah dan termasuk buah rendah serat namun sumber vitamin C dan folate.

Mangga

Mangga mengandung carotenoid yang disebut beta crytoxanthin, sebuah antioksidan yang dapat melindungi terhadap beberapa jenis kanker seperti kanker usus dan kanker tulang tengkuk. Mangga termasuk buah yang kaya carotenoid, serat, dan vitamin C.

Kiwi

Kiwi mengandung pigmen yang disebut chlorophyll yang memberikan buah tersebut warna hijau. Kiwi dapat diubah menjadi sebuah senyawa yang memiliki kemampuan mengikat kanker. Satu buah kiwi sudah cukup untuk memenuhi persyaratan konsumsi vitamin C orang dewasa.

Plum

Plum mengandung phytochemical yang disebut ferulic acid, yang memiliki senyawa antikanker. Penelitian menujukkan banyak konsumsi ferulic acid dapat membantu menurunkan risiko kanker usus. Plum merupakan buah yang kaya serat dan potasium.

Anggur

Kulit anggur mengandung phytochemical yang disebut resveratrol yang terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung, antikanker, antibakteri, dan mengandung antioksidan. Anggur memiliki kandungan serat dan vitamin C yang rendah.

Nanas

Nanas mengandung enzim bromelain yang memiliki kemampuan untuk menguraikan protein. Nanas sering dipakai sebagai bahan pelunak daging selain berguna membantu pencernaan, menguraikan pembekuan darah, mencegah sinusitis, dan infeksi saluran kencing. Nanas merupakan sumber vitamin C dan serat serta mengandung kadar gula yang tinggi.

Lima kesalahan yang biasa dilakukan saat melakukan program diet:

1. Menjarangkan makan pagi

Sarapan dengan memilih makanan tepat di pagi hari sangat penting bagi tubuh untuk menyuplai energi yang diperlukan untuk menghadapi rutinitas pagi agar terhindar dari mengonsumsi makanan ringan bergula atau berlemak ketika merasa lapar.

2. Makanan bebas lemak berlebihan

Sebenarnya makanan bebas lemak tidak berarti makanan itu mengandung kalori rendah.

3. Konsumsi salad

Salad mengandung kalori yang tinggi seperti halnya hamburger apalagi bila sayuran itu ditutupi dengan keju, roti kering, dan kuah berlemak tinggi.

4. Memilih jus dibanding apel atau jeruk

Mengonsumsi buah-buahan segar jauh lebih baik karena banyak ditemukan fiber atau serat sebagai komponen makanan yang penting untuk diet.

5. Mengetatkan konsumsi kalori

Rata-rata tubuh membutuhkan 1.200 sampai 1.500 kalori setiap hari untuk bisa berfungsi. Jika dilakukan pengetatan kalori, akan memperlambat metabolisme tubuh yang berakibat menimbulkan masalah kesehatan seperti anemia.

Sumber: www.suarapembaruan.com

50 Tips Diet Sehat

Langsing dan cantik impian semua wanita. Walaupun tidak mudah untuk dilakukan akan tetapi banyak wanita rela menahan lapar dan berolahraga berjam-jam. Diet yang baik bukanlah dengan cara berpuasa tapi juga pengaturan makanan berdasarkan umur dan aktivitas. Berikut beberapa tips yang dijamin membuat diet Anda lebih baik dan sehat.

1.      Hindari pemikiran semua atau tidak sama sekali. Berpuasa bukanlah cara terbaik untuk menurunkan berat badan. Makanlah secukupnya dan atur asupan kalori secara bijaksana.

2.      Potonglah buah-buahan yang Anda suka dalam potongan kecil untuk menggantikan snack yang tidak sehat.

3.      Hindari memakan cemilan dari toples, anda akan tidak sadar berapa banyak yang telah masuk ke dalam mulut Anda. Taruhlah di dalam piring atau cukup ambil segenggam.

4.      Jika Anda termasuk orang yang menyukai roti, pilihlah yang wholegrain.

5.      Hindari makanan yang mengandung lemak lebih dari 10 persen. Baca label informasi nutrisi di dalam kardus makanan.

6.      Catatlah makanan yang telah Anda santap selama 2 minggu. Percayalah Anda akan terkejut!

7.      Mentega memiliki kandungan lemak jenuh. Hindari atau ganti dengan yang rendah lemak.

8.      Bawalah botol air minum kemanapun Anda pergi. Dengan begitu Anda tidak akan terdehidrasi dan juga lebih sedikit kemungkinan untuk memilih minuman yang bersoda ataupun terlalu banyak gula.

9.      Cobalah detoxification, untuk mengeluarkan racun dalam tubuh Anda

10.  Snack baik bagi Anda untuk mencegah makan siang atau malam yang berlebihan.

11.  Carilah teman atau partner untuk berdiet bersama. Cara ini akan membuat Anda berdua bias saling memotivasi.

12.  Carilah tahu kebiasaan Anda yang merusak program diet. Jika Anda suka mengemil roti menuju gym, gantilah rute Anda!

13.  Minumlah banyak air mineral

14.  Sayuran rendah di kalori akan tetapi jangan dimasak terlalu lama karena kandungan gizi dapat berubah.

15.  Jika Anda terbiasa makan besar spada akhir pekan.Usahakan snack yang rendah lemak dan kalori tersimpan baik di lemari!

16.  Selalu pilihlah porsi terkecil dari menu restoran yang ada

17.  Belilah sebuah juicer dan mulailah buat kreasi jus Anda sendiri. Jangan lupa untuk mencoba jus sayuran. Kaya vitamin dan lebih sedikit fruktosa.

18.  Jangan berpikir bahwa salad selalu aman dikonsumsi. Mereka biasanya juga dikombinasikan dengan mayonnaise dan keju.

19.  Sikatlah gigi Anda jika keinginan ngemil muncul. Rasa makanan menjadi buruk setelah Anda menyikat gigi.

20.  Ingin menyantap coklat? Pilihlah low fat coklat!

21.  Porsi makan bertambah selagi PMS? Lawan dengan mengkonsumsi kacang Almond. Mereka memberi banyak protein dan juga mengurangi keinginan ngemil makanan manis.

22.  Pilihlah makanan yang direbus, berkuah, di tim, atau dibakar sebelum Anda memilih yang digoreng.

23.  Pilihlah seledri sebagai teman diet yang setia mulai sekarang.

24.  Perhatikan bagaimana wanita langsing memesan makanan. Cari tahu dan jadikan rahasia mereka, rahasia Anda.

25.  Gunakanlah sumpit untuk memperlambat makan Anda.

26.  Hindari mengemil disaat Anda bosan, gantikanlah dengan hal-hal yang ingin Anda lakukan tapi tidak sempat!

27.  Jangan berpikir bahwa Anda akan mulai berdiet setelah melalui masa stress. Percayalah masa ini akan selalu ada! Sebaliknya persiapkan diri Anda untuk menghadapi masa-masa ini dan tetap fokus kepada diet Anda.

28.  Jam 3 adalah waktu snack favorit. Pilihan terbaik untuk meningkatkan energi meliputi pisang, kacang, dan low fat yoghurt.

29.  Cobalah untuk lebih memilih kualitas daripada kuantitas.

30.  Tambahkan cabai atau rempah-rempah pedas untuk meningkatkan metabolisme tubuh Anda.

31.  Tambahkan es kedalam minuman Anda. Karena tubuh Anda membutuhkan energi untuk menyesuaikan minuman tersebut dengan suhu tubuh. Yang pada akhirnya akan membakar lemak Anda!

32.  Siapkan semua makanan Anda sendiri daripada makanan siap saji. Akan lebih mudah bagi Anda untuk mengontrol asupan gula dan kalori yang dipakai.

33.  Untuk mengalahkan rasa lapar ketika memasak, mulailah dengan menyantap sepiring besar salad!

34.  Ketika membaca artikel tentang diet yang cocok dengan Anda. Gunting dan tempelkanlah dikulkas Anda!

35.  Dapatkan tidur yang cukup! Kelelahan berkepanjangan akan menyebabkan Anda meraih makanan yang tinggi kalori.

36.  Susu kedele merupakan alternatif yang lebih baik untuk mengkonsumsi susu rendah lemak!

37.  Kurangi garam Anda!

38.  Taruhlah foto di kulkas untuk memotivasi Anda!

39.  Go Green! Pilihlah sayuran hijau ataupun teh hijau yang akan memberi kontribusi pada kesehatan Anda!

40.  Pilihlah yang diet jika Anda terpaksa minum soda.

41.  Untuk pembakaran lemak secara maksimal maka Anda diharuskan untuk mengkonsumi kacang-kacangan!

42.  Sangat mudah untuk membuat temu janji di restoran ataupun kafe, Akan tetapi pilihlah tempat yang tidak akan membuat Anda harus makan! Seperti olahraga ataupun kerajinan tangan!

43.  Pilihlah tangga daripada lift ataupun eskalator.

44.  Hitung budget Anda untuk makanan ataupun snack. Anda bisa mengalokasikan dana tersebut untuk keperluan lain.

45.  Pisang adalah makanan terbaik sebelum Anda memulai berolahraga. Pisang dipenuhi dengan potassium yang akan membantu dengan otot dan kadar air dalam tubuh Anda.

46.  Jangan lakukan hal lain ketika Anda sedang makan. Jika Anda makan sambil membaca ataupun sambil menonton, Anda akan segera mengasosiasikan kedua kegiatan ini. Anda akan segera makan begitu TV dinyalakan.

47.  Pastikan Anda mendapatkan cukup matahari. Vitamin D akan membantu Anda mendapatkan lebih banyak kalsium yang akan lebih mempercepat proses metabolisme.

48.  Cobalah Herbal Tea secara bergiliran dan pilihlah favorit Anda. Percayalah ini investasi terbaik untuk kesehatan Anda.

49.  Gigitlah makanan Anda secara perlahan-lahan!

50.  Minumlah segelas air dengan perasan jeruk lemon untuk membantu meningkatkan metabolisme Anda!(cr)

Sumber: www.weddingku.com

Diet Sehat dan Menyenangkan

KapanLagi.com - Dengan fenomena zero size yang sekarang sedang berkembang, pasti banyak kaum wanita yang bertekad bulat melakukan diet ketat. Bahkan kadang sangking ketatnya malah terasa menyiksa diri sendiri. Memang tubuh gendut merupakan masalah buruk. Selain tak bagus dipandang, juga tak bagus buat kesehatan. Namun, menjalankan program diet seharusnya menyenangkan dan juga menyehatkan, bukanya jadi siksaan. Berikut kami berikan beberapa panduan sehat dan menyenangkan.

  1. Pertama-tama kenali tubuh sendiri. Berhentilah membandingkan dengan tubuh teman-teman Anda. Saat Anda mengenal cara kerja tubuh sendiri, maka akan lebih mudah untuk memenuhi apa yang dibutuhkannya.

  2. Usir rasa bersalah. Makan makanan sehat seperti buah dan sayuran tiap hari. Diet bukan berarti Anda harus berhenti ngemil sama sekali, boleh sekali-kali makan kue dan keripik, tapi dalam takaran yang wajar.

  3. Fokus pada makanan yang Anda makan sewaktu Anda duduk menyantapnya. Makanlah perlahan-lahan dan rasakan seperti apa rasanya dengan sungguh-sungguh. Bayangkan perasaan ‘menggigit’ yang Anda dapatkan. Dengan melakukan ini, Anda bukan hanya sekedar makan untuk mengisi perut tapi juga menghargai apa yang Anda makan.

  4. Jangan melakukan tindakan ekstrim seperti sama sekali tak makan demi kurus dalam waktu cepat. Yang terbaik adalah makan dalam porsi sedikit, yang mancakup tiga nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan dua camilan tiap hari untuk metabolisme yang lebih efisien.

  5. Makan makanan karbohidrat kompleks seperti padi-padian penuh, pasta dan buah-buahan untuk menjaga kadar gula dalam tubuh Anda tetap normal. Ini juga berguna untuk membuat Anda tetap bertenaga dan memenuhi Anda dengan serat sehat.

  6. Saat Anda merasa ingin ngemil kue atau keripik, turutilah, tapi dengan porsi kecil. Lakukan sesekali saja sampai Anda terbiasa dengan pola makan sehat tanpa ngemil.

Rasanya cukup mudah untuk melakukanya kan? Tentu saja, lebih dari segalanya, untuk memulai diet sehat ini dibutuhkan pula tekad kuat. Nah siapkan diri Anda untuk memulai diet sehat!!! (Beautyden/erl)

Syarat Dasar Diet Sehat

Pernahkah Anda mengalami kondisi badan jadi kurus dan tidak segar setelah menjalani program diet? Atau sebaliknya, alih-alih kurus tubuh malah melar dan tambah subur? Ingin langsing dan sehat kok malah jadi masalah.

Untuk urusan diet yang penting adalah tetap mengkonsumsi makanan bergizi tinggi dan jangan asal memangkas jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Sebab, ini berarti Anda juga memotong jumlah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Menjalankan program diet sebenarnya ada syarat dan aturan mainnya juga. Nah, agar diet tidak berubah menjadi musibah bagi tubuh Anda, simak syarat-syarat berikut ini!

Syarat 1: Jangan menyingkirkan golongan makanan tertentu.
Banyak orang melakukan diet ‘iseng’ dengan cara menyingkirkan golongan makanan tertentu yang dianggap musuh diet. Padahal pada saat menjalankan program diet, tubuh kita memerlukan keseimbangan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh dan nutrisi untuk menjaga agar tubuh kita tetap sehat. Tubuh kita memerlukan air, vitamin, karbohidrat, sedikit lemak, mineral, serat dan oksigen. Perkaya diet dengan banyak mengonsumsi sayuran dan buah, ini akan membantu tubuh membangun sistem kekebalan.

Syarat 2: Perhatikan kecukupan tubuh akan protein.
Tubuh memerlukan 30 gram protein dalam sehari. Daging, susu serta produk olahan susu memiliki kandungan protein sangat tinggi. Buah dan sayuran tertentu juga ada yang mengandung protein tetapi dalam jumlah yang sedikit. Polong-polongan, padi-padian, dan kacang-kacangan bisa membantu Anda memenuhi kebutuhan protein yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.

Syarat 3: Jangan singkirkan semua lemak
Tubuh kita memerlukan 50 gram lemak setiap hari. Tidak semua lemak jahat, jadi Anda tidak perlu bermusuhan dengannya. Lemak akan menjaga otot tetap licin dan kuat. Anda bisa memilih lemak ‘baik’ yang didapat dari kacang-kacangan, minyak zaitun atau advokad.

Syarat 4: Makan hanya pada saat lapar.
Kita bisa saja membatasi makanan yang masuk ke dalam tubuh. Tetapi kadangkala tubuh susah untuk diajak kompromi. Jadi dianjurkan agar Anda makan hanya pada saat lapar, lalu jam-jam berikutnya Anda boleh mengemil buah dan sayur.

Salah Kaprah tentang Diet

Anda punya masalah dengan berat badan dan berniat melakukan diet? Pastikan Anda menjalaninya dengan benar sesuai dengan alur diet gizi seimbang. Bukan rahasia lagi, banyak orang memerangi berat badan dengan melakukan diet dengan cara semaunya. Hasilnya nihil. Kalau pun berat badan bisa berkurang, sering di belakang hari muncul masalah-masalah yang mengganggu kesehatan fisik bahkan psikis.

Kasus anoreksia merupakan salah satu dampak buruk menjalankan pola diet yang salah. Penderita anoreksia selalu berpikir makanan akan membuat tubuhnya gemuk. Alhasil mereka menganggap makanan sebagai musuh dan selalu berusaha menghindari makan. Padahal makanan adalah unsur penting yang mesti dipenuhi untuk melanjutkan hidup.

Ali Khomsan, pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor, mengatakan pola diet salah seringkali dilakukan karena yang bersangkutan kurang memahami bagaimana proses makan itu terjadi. Inti yang harus dipahami adalah apa yang kita konsumsi akan menjadi bagian dari energi yang kita butuhkan untuk beraktivitas. Kegemukan atau berat badan berlebih terjadi karena tumpukan energi di dalam tubuh terlalu banyak, sementara aktivitas untuk mengeluarkannya sangat kurang.

Pendek kata, diet bukan berarti ‘tidak’ makan. Malah sebaliknya, ‘harus’ makan. Karena setiap hari tubuh melakukan aktivitas. Apapun bentuk kegiatannya sekalipun duduk, tidur, ataupun berpikir membutuhkan dukungan energi. Ini artinya setiap hari kita butuh menyantap makanan. Hanya jenis makanan, porsi yang disantap, dan waktu untuk memakannya yang harus dipilih dan diperhatikan. Ini sekaligus menegaskan saat berdiet tidak boleh menghilangkan sarapan. “Sebagian wanita beranggapan sarapan bisa bikin gemuk. Padahal sarapan merupakan ‘senjata’ untuk menghadapi kerja pada pukul 10.00 pagi sampai 12.00 siang. Justru bila tidak sarapan Anda akan tergoda untuk ngemil gorengan dan makan-makanan lain yang merupakan sumber kalori pemicu kegemukan,” tutur Ali. Seharusnya dalam berdiet yang dibatasi adalah asupan makanan malam. “Toh di malam hari kita tidak banyak melakukan aktivitas, jadi untuk apa makan banyak-banyak. Cukup buah dan sayuran saja, tidak usah pakai nasi,” tukas Ali pula.

Diet Berisiko

Di kalangan masyarakat beredar berbagai informasi tentang diet-diet populer yang dinyatakan jitu menurunkan berat badan. Namun sebetulnya diet-diet ini tidak sepenuhnya aman. Kalangan medis maupun pakar gizi dan nutrisi sudah mengatakan melakukannya dalam jangka panjang berisiko buruk bagi kesehatan. Kiranya penting menelaah informasi seputar diet-diet populer ini agar tidak mendulang masalah di belakang hari. Tubuh langsing menjadi tak berguna, bila kesehatan tergadai karenanya. Iya, kan?

Diet Atkins

Diet ini mulai populer tahun 2000. Dinamakan Atkins karena diet semacam ini diperkenalkan tahun 1970-an oleh seorang ahli nutrisi asal Amerika bernama Dr. Robert Coleman Atkins. Diet ini berorientasi pada makanan rendah karbohidrat (low carbohydrate diet). Pada praktiknya penganut diet Atkins akan menghindari pengonsumsian nasi, kentang, jagung, roti, mi, dan sumber-sumber karbohidrat penting lainnya.

Diet Atkins dinilai cukup tokcer menurunkan berat badan. Dalam tempo enam bulan, bobot badan bisa menyusut hingga 10 kg. Tetapi biasanya setelah itu stagnan dan sulit sekali untuk turun lebih banyak lagi.

Problemnya, karbohidrat adalah satu unsur penting yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Karbohidrat utamanya berfungsi sebagai pemasok energi ke berbagai fungsi tubuh, seperti alat pernapasan dan jantung, serta memacu kerja otak dan otot-otot tubuh. Karena tidak mendapatkan asupan karbohidrat, maka tubuh mengandalkan energi dari makanan-makanan yang mengandung protein dan lemak. Untuk mencukupi kebutuhan energi ini, penganut diet Atkins meninggikan konsumsi protein yang umumnya dipilih dalam bentuk daging-dagingan. Di dalam daging juga terkandung lemak. Jadi, dalam waktu bersamaan kadar lemak di dalam tubuh pun meningkat. Akibatnya, penganut diet Atkins berisiko mengidap darah tinggi dan hiperkolesterol.

Di sisi lain, konsumsi protein yang terlalu tinggi memicu pembentukan amoniak dalam jumlah banyak dan membuat yang bersangkutan sering buang air kecil. Kondisi ini tidak menguntungkan karena sama artinya memperberat kerja ginjal. Lama-kelamaan ginjal bisa rusak, bahkan bisa terjadi fase gagal ginjal yang membutuhkan pertolongan cuci darah.

Satu lagi yang perlu dicermati, penganut diets Atkins berisiko terkena dehidrasi. Ini terkait dengan proses metabolisme. Ketika tidak mendapatkan karbohidrat, tubuh cenderung mengeluarkan air dalam jumlah banyak. Padahal semestinya yang dikuras itu adalah kelebihan lemak, bukan air. Ini pula rahasia mengapa diet Atkins bisa menurunkan berat badan dalam tempo singkat. Cepat sih cepat, namun tidak sehat.

The Sugar Buster Diet

Diet ini terfokus pada pengontrolan asupan zat gula. Boleh mengonsumsi makanan apa saja, selama makanan tersebut bebas gula, baik gula alami maupun buatan. Di sinilah letak masalahnya. Karena alasan mengandung zat gula, diet ini melarang pengonsumsian buah dan sayuran yang kaya vitamin dan mineral. Contohnya wortel. Padahal dalam wortel tersimpan vitamin dan senyawa antioksidan yang berkhasiat menyehatkan jantung dan mencegah terjadinya kanker. Menjalankan diet the sugar buster yang terlalu ketat membuat tubuh kehilangan kesempatan untuk memupuk benteng kesehatan diri secara alami.

Dairy Free Diet

Aturan mainnya: dilarang mengonsumsi makanan seperti beras putih, pasta, roti, protein hewani seperti telur dan susu, serta semua makanan berlemak, kemudian menggantinya dengan makanan yang makanan terbuat dari gandum, buah-buhan, sayuran, dan produk-produk yang mengandung omega 3 dalam jumlah terbatas.

Menempatkan susu sebagai pantangan, membuat diet ini menciptakan pola makan yang rendah kalsium. Sementara kalsium sangat dibutuhkan tubuh sepanjang hayat. Semua kelompok umur memerlukannya. Fungsi utama kalsium adalah untuk membangun dan mempertahankan kekuatan tulang dan gigi. Tidak cuma itu, kalsium termasuk salah satu unsur yang diperlukan tubuh untuk mengatur detak jantung, pertumbuhan otot, mencegah pengumpalan darah, membantu transmisi rangsang saraf, membantu kontribusi enzim, dan membantu mempertahankan penyerapan zat-zat gizi ke dalam sel-sel tulang dan gigi. Bila tubuh kekurangan kalsium, bukan hanya penyakit osteoporosis atau pengeroposan tulang yang datang, risiko fatal seperti gangguan detak jantung dan gangguan rangsang saraf juga membayangi.

Maka, jangan sampai tidak mengonsumsi kalsium. Siasati pantangan susu dengan mengonsumsi bahan makanan lain yang juga kaya kalsium, seperti kedele dan ikan teri. Ketahuilah, bila ingin mendapatkan berat badan ideal, tubuh Anda berhak mendapatkannya dengan cara sehat dan aman.

 

Sumber: www.humanmedicine.net

Hindari Kopi Bila Punya Kelainan Ginjal

Kafein yang terkandung pada kopi bisa memperburuk kelainan ginjal. Karena itu penggemar kopi yang berkemungkinan mengalami kelainan ginjal perlu mengurangi kegemarannya tersebut.

Begitu kesimpulan dari penelitian yang dilakukan Dr. Jared J. Grantham dan rekan dari University of Kansas Medical Center di Kansas City, AS.

Dalam penelitiannya, Grantham menemukan, saat sel yang diekstraksikan dari pasien dengan autosomal dominant polycystic kidney disease (ADPKD) dipaparkan pada kafein, hasilnya adalah peningkatan senyawa kimia yang memperparah penyakit.

Rincinya, paparan kafein ternyata menyebabkan tingginya tingkat kandungan yang disebut cyclic AMP (cAMP), yang merangsang tumbuhnya kista.

ADPKD adalah bentuk umum gangguan ginjal, di mana pasien memiliki risiko untuk terus mengalami peningkatan kista di dalam ginjal mereka. Kista adalah kantung-kantung berisi air yang mula-mula kecil, kemudian bisa membesar hingga sebesar anggur. Dalam berbagai kasus, jumlah kista bisa melebihi jaringan normal dan pasien perlu memperoleh transplantasi.

Sumber: Gaya Hidup Sehat

Makan Buah, Kurangi Resiko Kanker

Orang dewasa yang semasa kanak-kanaknya banyak mengonsumsi buah-buahan mempunyai resiko menderita kanker yang jauh lebih kecil dibanding yang tidak rajin mengonsumsi buah-buahan. Demikian dinyatakan ilmuwan Inggris, Rabu.

Studi ilmiah dengan responden 4.000 orang tersebut menunjukkan, mereka yang banyak mengonsumsi buah-buahan semasa kanak-kanak mempunyai resiko jauh lebih kecil terhadap kanker.

Semakin banyak buah-buahan yang dimakan pada usia dini semakin kecil pula resiko untuk mengidap kanker paru-paru, usus besar dan payudara.

“Penelitian ini menunjukkan konsumsi buah-buahan semasa usia sangat muda mempunyai efek melindungi tubuh yang lama terhadap kanker di masa dewasa,” kata Dr. Maria Maynard dari Lembaga Penelitian Kedokteran di London, yang dituangkan kedalam laporan hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Epidemiologi dan Kesehatan Masyarakat.

Semua orang dewasa yang ikut dalam proyek penelitian itu telah mengisi daftar isi pola makan keluarga semasa responden masih kecil dan tinggal di daerah luar kota di Inggris maupun Skotlandia.

Maynard dan sejawatnya mempelajari catatan kesehatan dari keseluruhan para peserta program penelitian, tercatat 483 mengidap kanker.

Selain kaitan dengan penyakit kanker agaknya konsumsi buah-buahan yang tinggi semasa kanak-kanak juga berpengaruh cukup besar dengan penyakit lainnya, yang dapat terlihat dari rendahnya angka kematian akibat jenis penyakit lainnya, seperti hipertensi dan jantung.

Maynard menjelaskan, buah-buahan dipenuhi dengan antioksidan, vitamin dan berbagai bahan makanan lain yang dapat mencegah kerusakan genetika, yang bisa berkembang menjadi kanker.

Antioksidan adalah senyawa yang ditambahkan kepada senyawa lain yang bersifat memperlambat proses oksidasi, sehingga memperlambat proses pembusukan dan banyak digunakan dalam industri makanan, terutama yang memiliki kandungan lemak yang tinggi.

Para ilmuwan itu juga mempelajari pengaruh vitamin C, E dan beta karotin pada penyakit kanker, tetapi mereka tak dapat menemukan bukti yang cukup kuat untuk menunjukkan penyerapan antioksidan, yang bersifat perorangan mempunyai kemampuan sebagai senyawa yang memproteksi sama, seperti buah-buahan.

Selain itu, mereka juga belum menemukan kaitan antara mengonsumsi sayur-sayuran dengan rendahnya resiko penyakit kanker. Namun mereka menemukan, cara memasak sayuran dalam suhu didih yang biasa dilakukan zaman sebelum Perang Dunia II, dapat menghilangkan zat-zat makanan dalam bentuk mikro dari sayuran itu.

“Penelitian ini adalah penelitian pertama yang mengaitkan antara konsumsi buah-buahan, sayuran dan antioksidan semasa kecil dan resikonya terhadap kanker,” ungkap Maynard. [Tma, Ant]

Sumber: www.gatra.com

Cegah Penyakit Jantung dengan Mengonsumsi Kacang

Gizi.net - Mitos makan kacang dapat menimbulkan jerawat, asam urat, dan batuk, tidak semuanya benar. Menurut Guru Besar Bidang Nutrisi dari Penn State University, Dr Penny Kris-Etherton, semakin kita sering mengonsumsi kacang, maka risiko terkena penyakit jantung koroner pun semakin berkurang.

Menurutnya, kandungan asam lemak tak jenuh yang ada dalam kacang-kacangan, khususnya kacang tanah terbukti sangat tinggi dan profil asam lemak dalam kacang tersebut merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan risiko penyakit jantung koroner. ”Mengkonsumsi satu ons kacang, lebih dari lima kali seminggu bisa menurunkan risiko penyakit jantung koroner 25 persen sampai 39 persen,” ujarnya.

Penelitian Penny ini didukung oleh penelitian dari Dr Frank Hu dari Havard School of Public Health. Dalam pertemuan American Heart Association di Dallas tahun 2000, Frank mengungkapkan ahsil penelitiannya terhadap 86 ribu wanita yang sering mengkonsumsi kacang, disimpulkan bahwa mengkonsumsi kacang-kacangan termasuk kacang tanah, mampu menjaga pemompaan aktivitas jantung dengan teratur.

Kacang-kacangan mengandung fitosterol, Beta-Sitosterol (SIT) yang terbukti dapat menghambat pertumbuhan kanker dan melindungi dari penyakit jantung. SIT juga menawarkan perlindungan dari colon, prostate dan kanker payudara. Kandungan SIT dalam 100 gram kacang adalah 165 mg. Fitosterol dalam jantung dapat menurunkan kadar kolesterol dan level Triglyserida dengan cara memblok absorbsi kolesterol dari makanan yang disirkulasikan dalam darah dan mengurangi reabsorbsi kolesterol dari hati, serta tetap menjaga HDL (High Density Lipoprotein) kolesterol. Lebih dari 80 persen lemak dalam minyak kacang adalah jenis yang tidak jenuh dan sehat bagi jantung serta bebas kolesterol.

Selain mengandung SIT, kacang-kacangan juga mengandung serat (fiber). Menurut Prof Dr Muhilal dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan, Bogor, tingginya kolesterol darah merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner. Serat dalam makanan terdiri dari serat yang larut dalam air dan yang tidak terlarut dalam air, namun keduanya dapat menurunkan kolesterol.
Muhilal menjelaskan penurunan kolesterol terjadi antara lain karena kolesterol terbawa ke dalam feses bersama serat dan proses biosintesis kolesterol dalam hati berkurang karena tingginya konsumsi serat. Idealnya, kita harus mengkonsumsi serat 25-30 gram per hari. Kacang tanah termasuk makanan yang mengandung serat. Satu sendok kecil kacang tanah mengandung 2 gram serat atau 8 persen dari serat yang dibutuhkan per hari.

”Masyarakat Indonesia rata-rata hanya mengkonsumsi serat 10,5 gram per hari, jauh di bawah yang dianggap dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner yakni di atas 20 gram per hari. Lebih dari 90 persen penduduk Indonesia konsumsi seratnya kurang dari 20 gram per hari,” ujarnya. Menurutnya, sayuran, buah-buahan dan serealia merupakan sumber serat. Tapi sayangnya, serealia yang ada di pasaran sudah sangat rendah kandungan seratnya karena masyarakat lebih suka pada beras yang disosok.

Sementara itu Menteri Kesehatan Achmad Sujudi mengatakan sejak tahun 1955, penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di Indonesia. ”Perilaku hidup yang berisiko di kalangan masyarakat seperti merokok, pola makan yang tidak seimbang dan kurang melakukan aktivitas fisik merupakan penyebab terjadinya penyakit jantung koroner. Data dari WHO menunjukkan setiap tahun tidak kurang dari 12 juta orang meninggal dunia akibat serangan jantung.

Dalam penandatanganan naskah kerja sama antara Yayasan Jantung Indonesia dengan Garudafood Group, Sabtu lalu, Menkes mengatakan, kematian akibat dari penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, diabetes dan sebagainya memberikan kontribusi yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan kematian akibat penyakit menular. Pada tahun 2000 ada sekitar 55 juta orang meninggal karena serangan jantung, stroke, kanker dan diabetes.

”Kematian akibat penyakit tidak menular hampir 60 persen dari kematian di dunia. Tujuh puluh sembilan persen kematian akibat penyakit tidak menular terjadi di negara-negara berkembang. Penyakit tidak menular tersebut dapat dicegah dengan pola makan yang seimbang, berhenti merokok dan olahraga secara teratur,” ujarnya. (SH/stevani elizabeth)

Sumber: www.sinarharapan.co.id

Pola Makan Masyarakat Indonesia Picu Penyakit Jantung

Jakarta, Sinar Harapan
Penyakit jantung dan pembuluh darah (PJP) masih menjadi penyakit mematikan nomor satu di dunia. Namun masyarakat Indonesia yang memiliki gaya hidup pemicu PJP sepertinya mengabaikan fakta ini.

”Berdasar survei yang dilakukan Yayasan Jantung Indonesia (YJI), dari 2500 respoden yang tersebar di kota-kota besar Indonesia terbukti sudah tahu kalau PJP disebabkan oleh merokok, stres serta pola makan yang salah. Tapi mereka juga menjawab bahwa sampai sekarang belum menghentikan semua kebiasaan buruk itu,” papar H.Masino, direktur eksekutif YJI kepada pers dalam sebuah workshop tentang jantung Rabu (14/8) di Jakarta.

Dari data yang dihimpun Departemen kesehatan (Depkes), peningkatan mortalitas akibat PJP terlihat jelas. Dari hanya 5,9 persen di tahun 1975 menjadi 9,1 persen pada 1981, berkembang menjadi 16 persen di 1986, dan terakhir 19,0 persen pada 1995. Data ini justru kebalikan dari yang dilansir World Heart Federation yang merekam adanya penurunan kematian karena PJP. Dari angka yang cukup tinggi yakni 5,1 persen pada 1985 menjadi 48 persen di 1990 dan 46,5 persen pada 1997.

Menurut Dr.Aulia Sani, Sp.JP, direktur utama Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJNHK), penurunan mortalitas akibat PJP di negara maju ini disebabkan kesadaran masyarakat yang sudah diikuti dengan perubahan pola hidup.
Sebetulnya satu hal yang memicu terjadinya PJP sangat mudah diketahui, yakni terganggunya peran endotel oleh proses awal asterosklerosis atau penebalan dan pengerasan. Endotel adalah sel-sel yang ada di pembuluh darah tempat terjadinya proses metabolisme tubuh. Proses asterosklerosis ini bisa terjadi akibat dari berbagai faktor risiko.

Faktor Risiko
Kebiasan merokok, stres, kurang olah raga, kencing manis, obesitas, hipertensi serta hiperlipidemia alias kelebihan lemak, menurut Aulia, merupakan sederetan faktor risiko yang masih bisa diubah. Ada pula beberapa faktor yang tidak bisa diubah, yakni keturunan, usia dan jenis kelamin. Yang terakhir ini Aulia menuturkan bahwa lelaki lebih berisiko terkena PJP dibanding perempuan. Hal ini disebabkan perempuan yang belum mengalami menoupase memiliki hormon estrogen yang bisa mencegah terjadinya asterosklerosis dalam tubuh. Namun setelah menoupase maka risiko antara lelaki dan perempuan terkena PJP sama saja.

Seiring perkembangan waktu, ada penambahan faktor risiko pemicu PJP. Kadar pembekuan darah alias fibrinogen disinyalir belakangan ini kian tinggi. ”Kadar normal fibrinogen adalah 400, tetapi generasi kini justru memiliki kecenderungan mempunyai kadar lebih tinggi. Contohnya, saya hanya berkadar hanya 250, tetapi anak saya justru 500,” ungkap Aulia.

Faktor-faktor baru lain adalah kekurangan homosistein, munculnya lipoprotein alfa atau Lp (a) yang belakangan diketahui lebih jahat dari LDL atau kolesterol jahat. Lalu ada lagi infeksi klamidia. Semua kemunculan faktor baru ini bisa jadi akibat dari pergeseran gaya hidup manusia masa kini.

Padahal menurut Aulia, cukup dengan berhenti merokok maka risiko terkena PJP bisa menurun sampai 24,4 persen. Dan jika diikuti dengan olah raga akan bisa menurun lagi sampai 54 persen. Sayangnya kesadaran macam ini belum menyentuh masyarakat awam di Indonesia. Ini terbukti dengan jumlah perokok yang tidak pernah menurun dari tahun ke tahun.

Kebiasaan yang tidak kalah buruk selain merokok adalah pola makan. Prof.Dr.Ir.Ali Khomsan, pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menyoroti bahwa pola makan orang Indonesia mempunyai pengaruh pada PJP. Kebiasaan pola makan di suatu daerah terbukti memiliki peran terhadap pada perkembangan PJP. Menurut pengamatan Ali, di daerah di mana penduduknya banyak mengonsumsi ikan seperti Maluku dan Sulawesi Utara angka penderita PJP-nya relatif rendah.

Penelitian di luar negeri membuktikan bahwa pada bangsa Eskimo yang rata-rata makan ikan 300 sampai 400 gram per hari bisa terbebas dari gangguan PJP. Penderita PJP yang sudah lanjut juga bisa berusia lebih panjang dengan mengonsumsi ikan tiga kali seminggu. Kenyataan ini yang tidak disadari oleh kebanyakan orang Indonesia yang lebih suka memakan daging daripada ikan.
”Apalagi orang Jawa, kalau sudah makan dengan nasi dan tempe saja merasa tidak perlu makan ikan karena sudah menganggap makanannya mengandung protein. Padahal protein dalam ikan tidak bisa digantikan dengan tempe,” tutur Ali.

Ditambah lagi dengan merebaknya restoran fast food di banyak kota besar di Indonesia yang menyumbang peningkatan PJP. Fast food jarang menyajikan makanan berserat. Menu yang tersaji cenderung mengandung banyak garam, lemak dan kolesterol.

Ali menyebut, dalam satu potong double cheeseburger terkandung 13,34 gram lemak dan 118 miligram kolesterol. Sedangkan pada sepotong dada ayam siap saji terkandung 13,73 gram lemak serta 581 miligram kolesterol. Pada satu potong paha ayam ada kandungan 10,16 gram lemak dan 306 miligram kolesterol. Orang Indonesia tidak cukup hanya memakan daging ayam saja, masih ditambah dengan nasi putih atau kentang goreng, bahkan juga es krim. Bayangkan berapa lemak dan kolesterol yang masuk ke dalam tubuh kita sekali ”mampir” ke sebuah restoran fast food.

Mengubah Pola Makan
”Masyarakat kita lebih cepat mengadopsi fast food daripada kebiasaan pola makan sehat orang barat,” tutur Ali yang juga dosen pasca sarjana di IPB ini. ”Padahal ada kebiasaan pola makan yang cukup sehat dari orang barat, yakni mengonsumsi oat bran, sejenis gandum berserat.”

Dengan mengonsumsi oat bran 50 gram saja sehari maka kolesterol total bisa turun sebanyak 19 persen dan kolesterol LDL turun sebanyak 23 persen. Sayangnya masyarakat justru merasa tidak puas apabila hanya mengonsumsi sereal. Ali juga menyitir peribahasa barat yang berbunyi ”Eat an apple a day keeps the doctor away”. Menurutnya peribahasa ini ada benarnya sebab dalam kulit apel terdapat pektin, zat yang bisa menurunkan kadar kolesterol.”Tapi orang Indonesia justru punya kebiasaan mengupas apel sebelum dimakan,” ujar Ali. (mer)

Makanan Penghambat Penyakit Kanker

Kita sudah sering mendengar bahwa pencetus seseorang terkena penyakit kanker salah satunya adalah pola makan yang tidak sehat. Dan terlalu banyak makan makanan yang sudah diolah. Tidak ada salahnya jika Anda menyimaknya, tentang makanan yang baik untuk mencegah atau menghambat terkena penyakit kanker.

Makanan murah tempe ini mengandung zat obat yang termasuk dalam kelompok isoflavonoid, terutama genistein dan daidzen.
Senyawa tersebut dapat mencegah tumbuhnya sel kanker yang berkaitan dengan hormon, khususnya kanker payudara pada wanita dan kanker prostat pada pria.

Makan tempe setiap hari merupakan kebiasaan yang sangat baik. Selain tempe, senyawa antikanker tersebut tersimpan di dalam tahu dan susu kedele, sekalipun jumlahnya tidak terlalu banyak. Baik sekali jika kita mulai membiasakan mengudap kedele sangrai, baik kedele putih maupun hitam.
Bayam, wortel, brokoli, kol, tomat merah, dan strowbery merupakan sayuran dan buah yang banyak mengandung zat penangkal kanker. Bahkan konon para perokok atau mantan perokok, makanan tersebut mampu memangkas risiko kanker paru-paru. Selain disantap sebagai masakan, sayuran bisa dikonsumsi sebagai jus. Strowbery bisa dimakan segar, dibuat jus, atau disantap bersama
sereal.

Kekurangan asupan selenium berpotensi menumbuhkan sel kanker, terutama kanker paru-paru, kanker prostat, kanker payudara, kanker usus besar, kanker empedu, kanker otak, kanker leher. Dengan asupan selenium yang cukup, kemungkinan tumbuhnya kanker tersebut dapat dibabat.

Selenium terutama banyak terdapat dalam ikan laut, seperti salem, tongkol. Keberhasilan kerja senyawa obat tersebut sangat ditentukan pula oleh kecukupan sediaan vitamin C dalam darah. Karena itu, konsumsi makanan kaya vitamin C harus ditingkatkan pula, seperti jambu biji, jeruk, pepaya, belimbing, mangga, nanas, sirsak, lalap sayuran mentah.(***/stw)

Konsumsi Serat Kurangi Risiko Diabetes

Jenis serat yang ditemukan dalam biji-bijian dan beberapa tumbuhan, disebut juga sebagai insoluble fiber, dapat membantu mencegah terjadinya diabetes dengan cara meningkatkan kerja hormon insulin dalam mengatur gula darah di dalam tubuh. Pernyataan tersebut dikemukakan dalam jurnal Diabetes Care, yang menambahkan bukti bahwa memang terdapat hubungan antara konsumsi serat (seperti sereal) terhadap rendahnya risiko diabetes.

Banyak pasien (khususnya yang menderita diabetes tipe 2) terbantu atau berkurang risikonya dengan mengonsumsi serat yang tidak larut. Sebenarnya ada dua macam serat, yaitu serat larut dan juga serat tidak larut. Serat larut bersifat larut dalam air dan membentuk suatu materi seperti gel, yang diyakini dapat menurunkan kolesterol dan gula darah. Makanan seperti oatmeal dan biji-bijian (kacang, apel, beri, dan buah lainnya) sangat tinggi kandungan serat larutnya. Sedangkan serat tidak larut bersifat tidak larut dalam air dan dapat melewati sistem pencernaan secara keseluruhan. Namun, hal tersebut belum diketahui dengan jelas. Pada beberapa penelitian, pola makan dengan kandungan serat tidak larut yang tinggi berhubungan dengan rendahnya risiko diabetes.

Untuk mengujinya, dilakukan penelitian yang melibatkan 17 wanita dengan berat badan berlebih dan selama 3 hari melakukan diet dengan mengonsumsi roti yang diperkaya dengan serat tak larut dan 3 hari lainnya juga mengonsumi roti yang sama, namun rendah serat. Setelah beberapa hari mengonsumsi roti yang kaya akan serat, pengaturan sensitivitas insulin pada para wanita tersebut semakin membaik.

Serat dari sumber yang alami dapat diperoleh dengan mengonsumsi makanan yang berasal dari bahan-bahan nabati. Namun, saat ini kebanyakan orang lebih menginginkan segala sesuatunya bersifat efektif dan efisien, sehingga mereka cenderung mengonsumsi serat dalam bentuk suplemen (20-35 gram serat/hari) sebagai pilihan kedua.

Sumber: Journal Diabetes Care, April 2006

Makanan dan Minuman Penurun Kolesterol

Satu lagi informasi yang mungkin dapat bermanfaat. Kali ini mengenai makanan dan minuman penurun kolesterol.

Anggapan mengenai tingginya kolesterol dalam darah hanya bisa terjadi pada manula atau mereka yang usianya sudah kepala empat, sungguh salah besar.

Menurut dr. Suyanto Sidik Sp.PD dari RS Internasional Bintaro, Banten, kolesterol tinggi bisa terjadi pada usia muda, bahkan di usia belasan.

Tips menurunkan kolesterol:

§         Hindari atau kurangi mengkonsumsi makanan dan minuman berminyak, berlemak, dan mengandung kolesterol tinggi.
Contoh: jeroan, kepiting, udang, kerang, kacang-kacangan, daging, santan, minyak, margarin, cokelat, dan gula.

§         Olahraga
Menurut Prof. Dr. Walujo S. Soerjodibroto, Ph.D, guru besar FKUI - Departemen Ilmu Gizi, tubuh manusia sangat susah mengeluarkan kolesterol. Agar kolesterol tidak menumpuk maka harus dikeluarkan secara paksa. Caranya dengan banyak beraktivitas fisik.
Lakukan olahraga rutin minimal 20 menit setiap hari.

§         Perbanyak konsumsi makanan dan minuman yang dapat menurunkan kadar kolesterol.
Semua buah dan sayuran mengandung serat. Jadi, semua buah dan sayuran juga mampu menurunkan kolesterol. Serat dapat mengikat kolesterol sehingga tak beredar dalam darah. Sedangkan vitamin C untuk homeostasis alias pengatur keseimbangan kolesterol.Yang perlu diingat, sayuran yang kaya vitamin C cukup direbus setengah matang. Kalau sampai matang, vitaminnya hilang.Jika sayuran atau buah-buahan dibuat menjadi jus, minumlah bersama ampasnya, karena ampas itu merupakan sumber serat yang mampu menurunkan kadar kolesterol.

Beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol adalah sebagai berikut:

BAWANG PUTIH
- Konsumsi bawang putih setengah sampai satu siung sehari secara kontinyu selama satu bulan mampu menurunkan kolesterol sebanyak 9%. Harap dosisnya diperhatikan benar! Jika terlalu banyak, tak baik bagi kesehatan. Mengonsumsi lebih dari tiga siung setiap hari dapat menimbulkan diare, kentut, sebah, dan demam. Bahkan bisa memunculkan perdarahan lambung.

Salah satu zat antikolesterol paling kuat pada bawang putih adalah ajoene. Senyawa ini juga dapat mencegah penggumpalan darah. Walau bawang putih dimasak, kandungan senyawa ini tidak rusak. Pada 1981, peneliti dari Pusat Riset Obat-obatan di Tagore Medical College, India, melaporkan efek bawang putih mentah dan goreng yang diujicobakan pada 20 pasien dengan riwayat penyakit jantung. Menurut laporannya, terdapat pengurangan kecenderungan pembentukan bekuan darah pada pembuluh darah mereka. Ini ditunjukkan oleh aktivitas fibrinolitik yang meningkat. Penelitian juga mengemukakan, khasiat memang sedikit berkurang bila bawang digoreng, tapi tak terlalu bermakna. Jadi pandangan umum yang menyatakan bawang putih akan kehilangan efeknya bila dimasak adalah salah.

Khasiat bawang putih juga bergantung pada tempat tumbuhnya. Bawang putih yang tumbuh di tanah kaya selenium akan mengandung selenium yang tinggi pula sehingga manfaatnya sebagai obat antipenuaan akan lebih terasa.

TEMPE
- Sekalipun berasal dari rumpun kacang-kacangan, tempe sangat ampuh dalam menurunkan kolesterol. Tempe memiliki kandungan niacin yang mampu menurunkan kolesterol. Tempe mengandung niacin 5 x lebih banyak daripada kedele. Selain juga mengandung isoflavon yang sudah teruji bisa menurunkan kolesterol.

TEH
- Menurut penelitian, EGCG (epigallocatechin gallate), yaitu komponen bioaktif paling dominan dalam teh terbukti mampu mencegah percepatan oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat). Artinya dengan mengonsumsi teh setiap hari dalam jumlah yang wajar, risiko penyumbatan pembuluh darah penyebab penyakit jantung dapat dikurangi.

ANGGUR
- Selain serat, di dalam buah anggur terdapat pula zat catechin yang sangat baik dalam menurunkan kolesterol.

APEL
- Buah yang satu ini sangat terkenal kaya akan serat dan zat antioksidan. Sudah tentu apel pun kaya vitamin C. Maka dari itu, apel bisa juga diandalkan sebagai penurun kolesterol. Sebaiknya apel dikonsumsi beserta kulitnya, karena di kulit inilah terdapat kandungan pektin (serat larut yang ampuh sekali dalam menurunkan kadar kolesterol) dan antioksidan paling banyak.

ALPUKAT/AVOKAD
- Selama ini avokad dikenal kaya akan lemak. Tak heran jika buah ini selalu dijauhi manakala kolesterol sedang tinggi, padahal avokad sangat baik untuk menurunkan kolesterol. Buah ini mengandung asam lemak tak jenuh yang baik untuk menurunkan kolesterol jahat.

BLUEBERRY
- Buah blueberry mungkin dapat dijadikan salah satu pengobatan alternatif dalam menurunkan kolesterol di tubuh kita. Karena penelitian yang dilakukan para ahli di Amerika dengan menggunakan binatang pengerat memberikan hasil yang memuaskan dalam menurunkan kolesterol.

Walaupun ini baru merupakan penelitian awal, tapi telah memberikan harapan baru untuk mengembangkannya sebagai salah satu pengobatan. Penelitian ini diungkapkan pada pertemuan American Chemical Society.

Komponen yang ada dalam blueberry, Pterostilbene, menunjukkan efek yang menstimulasi protein reseptor yang ada dalam sel, yang berperan penting dalam menurunkan kolesterol dan lemak tubuh lainnya.

Kerja Pterostilbene ini, mirip dengan kerja dari obat penurun kolesterol, Ciprofibrate. Ciprofibrate ini efektif dalam menurunkan kolesterol dalam darah, tapi dapat menimbulkan efek samping seperti nyeri otot dan mual pada beberapa orang. Sedang blueberry, yang bekerja pada reseptor sel hati sebagai target kerjanya, akan bekerja lebih akurat. Sehingga efek sampingnya juga lebih kecil. Dalam penelitian ini juga tidak ditemukan adanya efek samping.

Penelitian lainnya pada blueberry, menyebutkan bahwa Pterostilbene mungkin juga dapat membantu melawan kanker dan diabetes. Dan juga tidak tertutup kemungkinan dipakai untuk mencegah kegemukan dan penyakit jantung.

Penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan setelah penelitian di laboratorium ini membawa hasil yang menjanjikan. Tapi yang tetap penting harus terus dilakukan adalah tetap melakukan aktifitas fisik yang disertai dengan pola makan yang sehat, banyak konsumsi sayur dan buah dan rendah lemak jenuh. Semua itu merupakan cara terbaik dalam menurunkan kolesterol dan risiko penyakit jantung.

IKAN
- Ikan sangat kaya asam lemak tak jenuh (omega3). Selain dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, asam lemak ini juga mencegah terjadinya pengumpulan keping-keping darah yang mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.

Berdasarkan habitatnya terdapat dua golongan ikan; ikan air tawar dan ikan laut. Habitat ikan memengaruhi kandungan zat gizi ikan. Ikan air tawar kaya akan karbohidrat dan protein, sedangkan ikan laut kaya akan lemak tak jenuh, vitamin dan mineral.

Tabel kandungan Asam Lemak Omega-3 per 100 gram

Jenis ikan

Asam Lemak Omega-3 (gram)

Tuna

2,1

Sardin

1,2

Salmon

1,6

Makarel

1,9

Herring

1,2

Teri

1,4

Tongkol

1,5

Tenggiri

2,6

Tawes

1,5

Kembung

2,2

Sumber: Majalah Nakita & info-sehat.com

Tentang Diet Organik

Penyebab Sakit Manusia

Makanan Organik

Susu Kedele Organik

Cara Memesan Produk

Foto-2 Kesaksian Konsumen

MELILEA

A. Profil Perusahaan

B. Pendaftaran Anggota

C. Peluang Bisnis

Artikel Toxin & Detoxifikasi

Artikel Kesehatan & Penyakit

Artikel Diet

Artikel Makanan Organik

Artikel Susu Kedele

Para Artis & Makanan Organik

Sertifikasi Halal Internasional

Melilea Greenfield Organic (GFO)

Size 16 oz / 458 gram

Size 4 oz / 114 gram

Melilea Organic Soya
(Susu Kedele Instan)

Kemasan Baru Size 500 gram

Produk kosmetik dari bahan nabati organik

Wajah tampak tua dan kuyu  sebelum konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah lebih muda, segar, dan bersih setelah konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah berjerawat sebelum konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah bebas jerawat dan bersih setelah konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah berjerawat sebelum konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah bebas jerawat dan bersih setelah konsumsi Melilea Greenfield Organic

Obesitas dan perut buncit sebelum konsumsi Melilea Greenfield Organic

Tubuh fit dan langsing setelah konsumsi Melilea Greenfield Organic

Tentang Diet Organik

Penyebab Sakit Manusia

Makanan Organik

Susu Kedele Organik

Cara Memesan Produk

Foto-2 Kesaksian Konsumen

MELILEA

A. Profil Perusahaan

B. Pendaftaran Anggota

C. Peluang Bisnis

Artikel Toxin & Detoxifikasi

Artikel Kesehatan & Penyakit

Artikel Diet

Artikel Makanan Organik

Artikel Susu Kedele

Para Artis & Makanan Organik

Sertifikasi Halal Internasional

Melilea Greenfield Organic (GFO)

Size 16 oz / 458 gram

Size 4 oz / 114 gram

Melilea Organic Soya
(Susu Kedele Instan)

Kemasan Baru Size 500 gram

Produk kosmetik dari bahan nabati organik

Wajah tampak tua dan kuyu  sebelum konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah lebih muda, segar, dan bersih setelah konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah berjerawat sebelum konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah bebas jerawat dan bersih setelah konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah berjerawat sebelum konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah bebas jerawat dan bersih setelah konsumsi Melilea Greenfield Organic

Obesitas dan perut buncit sebelum konsumsi Melilea Greenfield Organic

Tubuh fit dan langsing setelah konsumsi Melilea Greenfield Organic

Tentang Diet Organik

Penyebab Sakit Manusia

Makanan Organik

Susu Kedele Organik

Cara Memesan Produk

Foto-2 Kesaksian Konsumen

MELILEA

A. Profil Perusahaan

B. Pendaftaran Anggota

C. Peluang Bisnis

Artikel Toxin & Detoxifikasi

Artikel Kesehatan & Penyakit

Artikel Diet

Artikel Makanan Organik

Artikel Susu Kedele

Para Artis & Makanan Organik

Sertifikasi Halal Internasional

Melilea Greenfield Organic (GFO)

Size 16 oz / 458 gram

Size 4 oz / 114 gram

Melilea Organic Soya
(Susu Kedele Instan)

Kemasan Baru Size 500 gram

Produk kosmetik dari bahan nabati organik

Wajah tampak tua dan kuyu  sebelum konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah lebih muda, segar, dan bersih setelah konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah berjerawat sebelum konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah bebas jerawat dan bersih setelah konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah berjerawat sebelum konsumsi Melilea Greenfield Organic

Wajah bebas jerawat dan bersih setelah konsumsi Melilea Greenfield Organic

Obesitas dan perut buncit sebelum konsumsi Melilea Greenfield Organic

Tubuh fit dan langsing setelah konsumsi Melilea Greenfield Organic

Tentang Diet Organik

Penyebab Sakit Manusia

Makanan Organik

Susu Kedele Organik

Cara Memesan Produk

Foto-2 Kesaksian Konsumen

MELILEA

A. Profil Perusahaan

B. Pendaftaran Anggota

C. Peluang Bisnis

Artikel Toxin & Detoxifikasi

Artikel Kesehatan & Penyakit

Artikel Diet

Artikel Makanan Organik

Artikel Susu Kedele

Para Artis & Makanan Organik

Sertifikasi Halal Internasional

Melilea Greenfield Organic (GFO)

Size 16 oz / 458 gram

Size 4 oz / 114 gram

Melilea Organic Soya
(Susu Kedele Instan)

Kemasan Baru Size 500 gram

Produk kosmetik dari bahan nabati organik

www.indoreiki.com

Kaskus BlueFame IndoForum KapanLagi IndoCina AjangKita LautanIndonesia MyQuran Adsense-Id BintangMawar JogjaKita KafeGaul Plasa LivingIndonesia PickUpArtist MetroPolice NasmocoCommunity ForumMedanOnline ForumKompas ForumSamarinda ForumWGaul MedicaStore BintangMawar eSnips OLX ForumGilaUpload EbookIndonesia BerbagiCerita Peluang Kerja Karir Power Energy Plus (PEP) DietOrganik Google Yahoo MSN Search Live Search Lycos Altavista Ask

THIS IS AN UNOFFICIAL SITE OF MELILEA INTERNATIONAL

(C) 20 www.indoreiki.com ~ MELILEA diet makanan nabati organik.


Report Content · · Web Hosting · Blog · Guestbooks · Message Forums · Mailing Lists
Easiest Website Builder ever! · Build your own toolbar · Free Talking Character · Email Marketing
powered by a free webtools company bravenet.com