KLIK DISINI - Kursus Penyembuhan Prana | Bisa Buka Praktek Terdaftar di Dinas Kesehatan

 

Jl. Radio No. 59 Nunukan  77418 Telp. +62 556 2025020 +62 556 22412  website : www.DewaGratis.Com

<< home

Luas Wilayah Kerja : 14.264 Km2
Jumlah Desa/Kelurahan : 221 Desa/Kel
Jumlah Penduduk : 122.772 Jiwa (BPS 2006)
Kepadatan Penduduk /Km2 : 8,61 Jiwa/Km2
Jumlah Penduduk Laki-laki : 65.469 Jiwa
Jumlah Penduduk Perempuan :  57.301 Jiwa
Rasio Beban Tanggungan : 49,55
Rasio Jenis Kelamin : 114,25

1. KEDUDUKAN
Berdasarkan Peraturan Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan Nomor : 3 Tahun 2001 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi Dinas. Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan dipimpin oleh Kepala Dinas dan merupakan unsur staf Pemerintah Daerah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati Nunukan.
Penyelenggaraan Pembangunan oleh pemerintah pusat, Pemerintah Propinsi maupun Pemerintah Kota pada era Reformasi ini mengalami perubahan, orientasi dari bersifat sentralistik menjadi desentralisasi. Hal ini merupakan kesepakatan nasional untuk dapat menjawab tantangan dan permasalahan pada masa yang akan datang.
Perubahan orientasi ini dikarenakan Pemerintah Pusat menyadari sepenuhnya bahwa proses pembangunan akan lebih cepat dan tepat akselerasinya apabila ditangani oleh masing-masing level pemerintahan bersangkutan, dikarenakan pemerintah daerahlah yang lebih memahami kebutuhan dan keinginan masyarakat yang berada dalam wilayahnya, maka selayaknya pelaksanaan roda pembangunan pemerintahan diserahkan kedaerah sesuai azas desentralisasi.
Perubahan tersebut ditandai dengan dikeluarkan Undang-undang Nomor 22 tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Dengan diterapkannya undang-undang tersebut, pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk mengelola pemerintahan di daerah disertai dengan penyerahan keuangan untuk dapat melaksanakan kewenangannya. Sesuai dengan penerapan desentralisasi tersebut Pemerintah daerah harus mempunyai kebijakan strategis untuk melaksanakan proses pembangunan di daerahnya agar tujuan pembangunan dapat tercapai yaitu dengan memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Guna menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan dan sosial Kemasyarakatan Pemerintah Kabupaten Nunukan telah menyusun RPJM/Rencana Strategis Kabupaten Nunukan Tahun 2006-2010 yang kemudian dijabarkan dalam Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan 2006 -2010 dengan menetapkan 7 (tujuh) kebijakan Dinas Kesehatan sebagai berikut :
1. Peningkatan sarana dan prasarana kesehatan
2. Peningkatan Sumber Daya Manusia
3. Perbaikan managemen organisasi dalam upaya good goverment
4. Peningkatan peran serta aktif dari masyarakat dan swasta
5. Pembangunan sistem informasi kesehatan
6. Peningkatan kinerja aparatur dan
7. Koordinasi yang baik dengan instansi terkait baik secara horisontal maupun vertikal.

2. TUGAS POKOK DAN FUNGSI
a. Tugas Pokok
Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan Nomor : 3 Tahun 2001, tugas pokok Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan adalah menyelenggarakan sebagian urusan rumah tangga Daerah Kabupaten dibidang Kesehatan.
b. Fungsi
Dalam pasal 7 Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan Nomor 3 Tahun 2001 disebutkan, untuk penyelenggaraan tugas pokoknya, Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan mempunyai fungsi sebagai berikut :
1. Pelaksanaan pembinaan umum di bidang kesehatan, meliputi upaya pendekatan, peningkatan (proaktif), pencegahan (preventif), pengobatan (kuratif) dan pemulihan (rehabilitatif) sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku.
2. Pelaksanaan pembinaan teknis upaya pelayanan kesehatan dasar dan upaya pelayanan rujukan sesuai dengan peraturan perundang –undangan yang berlaku.
3. Melaksanakan pembinaan teknis dibidang kesehatan.
4. Pelaksanaan pembinaan operasional sesuai dengan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Bupati.

3. VISI DAN MISI
1. Pernyataan Visi
Visi merupakan cara pandang kedepan dengan memperhatikan faktor – faktor kekuatan, kelemahan dan peluang guna menghadapi ancaman yang menantang di masa depan. Visi sangat berguna bagi suatu instansi karena merupakan gambaran kebijakan kedepan kemana arah instansi harus dibawa agar bisa eksis, antisipatif dan inovatif.
Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan mengacu pada visi dari Pemerintah Kabupaten Nunukan, karena Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan menjalankan sebagian wewenang Pemerintah Kabupaten Nunukan dibidang Kesehatan. Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan adalah sebagai berikut :

”Terwujudnya Pelayanan Kesehatan Yang bermutu, Merata dan Terjangkau Bagi Masyarakat, Dengan Tenaga Yang Profesional”.

Penjelasan kata – kata kunci atas Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan adalah, sebagai berikut :
1. Pelayanan Kesehatan adalah seluruh kegiatan pelayanan dibidang kesehatan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Nunukan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan meliputi : upaya pelayanan kesehatan dasar, upaya pelayanan kesehatan rujukan dan upaya kesehatan berbasis masyarakat.
2. Bermutu, Merata dan Terjangkau adalah pelayanan yang mengedepankan profesionalisme dengan memperhatikan aspek pemerataan bagi semua masyarakat dan kesesuaian kemampuan masyarakat setempat.
3. Masyarakat adalah orang – orang yang tinggal baik sementara maupun tetap, yang berada di wilayah Kabupaten Nunukan.
4. Tenaga Kesehatan yang profesional adalah tenaga Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan yang bekerja sesuai dengan keahliannya dalam memberikan pelayanan di bidang kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Nunukan.

2. Pernyataan Misi
Misi merupakan suatu yang diemban atau dilaksanakan sesuai dengan visi yang telah ditetapkan agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil guna. Dengan pernyataan misi diharapkan seluruh aparat dan pihak yang berkepentingan dapat mengenal Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan serta mengetahui peran dan program – programnya beserta hasil yang akan dicapai. Selain itu bagi internal organisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan misi dijadikan acuan dan pedoman dalam melakukan semua program – program kesehatan.

Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, antara lain :
1. Meningkatkan Kinerja dan Mutu Upaya Kesehatan dengan memperhatikan aspek pemerataan dan kemampuan masyarakat.
Peningkatan kinerja dan mutu upaya kesehatan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan melalui pengembangan kebijakan pembiayaan kesehatan, pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan, peningkatan program – program pelayanan kesehatan dasar serta pemenuhan kebutuhan sumber daya obat dan perbekalan kesehatan.
Disamping itu dalam rangka meningkatkan kinerja dan mutu Dinas Kesehatan mencoba membuat terobosan – terobosan dengan peningkatan pemenuhan tenaga kesehatan dan peningkatan sumber daya dengan pendidikan dan pelatihan sehingga diharapkan upaya kesehatan kesehatan dapat berhasil guna dengan indikator yang dapat dicapai (accessible), dapat dijangkau (affordable) dan terjamin mutunya (quality).

2. Menurunkan insidensi penyakit menular dan tidak menular serta menekan timbulnya kejadian luar biasa.
Menurunnya insidensi penyakit menular dan tidak menular, pencegahan dan penanganan kejadian luar biasa yang paripurna merupakan indikator kedepan keberhasilan program pencegahan, pemberantasan dan pengamatan penyakit.
Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan beberapa program terobosan dengan peningkatan kegiatan – kegiatan pendukung juga ketersediaan dana dan prasarana. Beberapa program unggulan seperti P2 TB, P2 Kusta , P2 Ispa, P2 Diare, P2 Malaria, P2 DBD, P2 Filaria , P2 Rabies dan penanganan penangan penyakit PD3I dengan program imunisasi dan juga surveilans epidemiologi yang selalu memberikan informasi epidemiologi bagi program pencegahan dan pemberantasan penyakit mulai dilakukan dengan memperhatikan aspek kesederhanaan (Simplicity), Fleksibilitas (Flexibility), Akseptabilitas (Acceptability), Sensitivitas (Sensitivity), Nilai Prediktif Positif (Predictive Value Positive), kerepresentatifan (Representativeness) dan ketepatan waktu (Timeliness).

3. Meningkatkan Status Kesehatan Lingkungan di Kabupaten Nunukan.
Aspek Kesehatan Lingkungan menjadi prioritas yang harus diperhatikan mengingat perkembangan penyakit lingkungan berbasis lingkungan semakin meningkat dari tahun –ketahun. Penyakit berbasis lingkungan juga berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa.
Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan melakukan beberapa terobosan melalui program – program penyehatan lingkungan perumahan, penyehatan makanan dan minuman, penyehatan tempat – tempat umum, penyehatan air bersih dan pengawasan tempat penyimpanan dan penampungan (TP2) pestisida.

4. Meningkatkan Status Kesehatan Ibu dan Anak, Status Gizi dan Kemandirian Masyarakat Untuk Hidup Bersih dan Sehat.
Derajat Kesehatan Masyarakat merupakan indikator penting keberhasilan pembangunan kesehatan di Kabupaten Nunukan antara lain angka kematian ibu, angka kematian bayi dan status gizi masyarakat. Dalam rangka mencapai tujuan pembangunan kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan membuat terobosan program melalui Program Kesehatan Ibu dan anak, Program Gizi Masyarakat dan Program Promosi Kesehatan.
Kemandirian masyarakat dalam upaya kesehatan yang berbasis masyarakat menjadi arah kebijakan pembangunan kesehatan yang menciptakan peran serta masyarakat dan juga swasta menuju keberhasilan pembangunan kesehatan secara umum.

5. Meningkatkan Sistem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan yang sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi.
Perkembangan ilmu dan teknologi dibidang telekomunikasi yang semakin pesat semakin mendukung dan mempermudah kemajuan pembangunan dibidang kesehatan. Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan mencoba memanfaatkan perkembangan teknologi digunakan guna mendukung sistem informasi kesehatan sehingga nantinya peningkatan kinerja dan rencana kedepan Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan sudah mempunyai suatu sistem informasi kesehatan berbasis komputer jaringan internet dan intranet.

6. Meningkatkan Managemen Organisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan Yang Memperhatikan Efektifitas dan Efisiensi Kerja.
Dalam rangka mewujudkan keberhasilan pembangunan khususnya di wilayah Kabupaten Nunukan maka perlu didukung kekuatan internal dari lembaga melaksanakan kewenangan fungsi dan tugas Pemerintah Kabupaten Nunukan di bidang Kesehatan dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan.
Managemen organisasi Dinas Kesehatan sangat menentukan kemana arah kebijakan pembangunan kesehatan guna mencapai tujuan pembangunan kesehatan di Kabupaten Nunukan.

4. STRUKTUR ORGANISASI
Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2001, mempunyai struktur organisasi sebagai berikut :

Secara rinci Struktur organisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan adalah sebagai berikut :
1. Kepala Dinas Kesehatan
2. Bagian Tata Usaha, terdiri atas :
a. Sub Bagian Umum
b. Sub Bagian Kepegawaian
c. Sub Bagian Keuangan
3. Sub Dinas Kesehatan Keluarga dan Penyuluhan Kesehatan, terdiri atas :
a. Seksi Kesehatan Keluarga
b. Seksi Gizi
c. Seksi Penyuluhan Kesehatan Masyarakat
4. Sub Dinas Pelayanan Kesehatan Masyarakat, terdiri atas :
a. Seksi Rumah Sakit
b. Seksi Puskesmas
c. Seksi Kesehatan Khusus
d. Seksi Kefarmasian dan Peralatan Medis
5. Sub Dinas Pencegahan Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.
a. Seksi Pencegahan dan Pengamat Penyakit
b. Seksi Pemberantasan Penyakit
c. Seksi Penyehatan Lingkungan
6. Puskesmas
7. Kelompok Jabatan Fungsional

 

 

Spesialis Mengatasi Masalah Anak