Kapsul Buka Aura

 

index

Pada tanggal 1 Juni 2002, telah dilangsungkan SEMINAR & LOKAKARYA

PROSEDUR LUNCH TIME & TEKNIK KHUSUS BEDAH KULIT

Di Hotel Sari Pan Pacific. Peserta sebanyak 213 orang dari pelbagai daerah di Indonesia. Peserta adalah dokter umum, dokter spesialis kulit dan dokter spesialis bedah. Setelah makan siang diadakan kursus/lokakarya Botox , khusus untuk anggota Perdoski, dipandu oleh 4 dokter yaitu Dr Aryani Sudharmono SpKk, Dr Ronny Handoko SpKK, Dr D.Soedarto Oeria SpKk,dan Dr Edwin Djuanda SpKK. Tidak kurang dari 80 dokter mengikuti lokakarya ini, umumnya belum pernah melakukan penyuntikan dengan botox. 

SEMINAR & LOKAKARYA

PROSEDUR LUNCH TIME &

TEKNIK KHUSUS BEDAH KULIT

Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, 1 Juni 2002

Penyelenggara:

Kelompok Studi Bedah Kulit Indonesia (KSBKI)

bekerjasama dengan

Perdoski Jaya dan Jakarta Skin Center

 

PENGANTAR:

Perkembangan bedah kulit terutama bedah kulit kosmetik telah berkembang dengan sangat pesat. Karena demand dari masyarakat meningkat, masyarakat menuntut tindakan bedah kosmetik yang aman, mudah dan tidak banyak memerlukan istirahat bagi pasien, Untuk itulah timbul istilah “Prosedur Lunch Time” yang dapat dilakukan dalam waktu singkat, yaitu pada waktu makan siang,tidak perlu cuti tetapi memberikan hasil yang baik.

Kemajuan bidang bedah kosmetik di luar negeripun harus dipantau dengan teliti guna menambah wawasan dan mengejar ketinggalan dalam era globalisasi. Kami sadari bahwa tidak semua dokter akan mampu untuk mendapatkan tambahan ilmu di luar negeri, untuk itulah KSBKI Perdoski mengundang pembicara tamu Dr. Marco Faria-Correa, spesialis bedah plastik terkemuka dari Brazil yang terkenal dengan kepeloporannya di bidang video- endoscopic cosmetic surgery untuk memberikan sedikit ilmunya dan membuka wawasan para dokter Indonesia untuk bersemangat lebih maju. Hal penting  dari seminar ini adalah para pembicara berasal dari dua disiplin besar yang sama-sama bertujuan mempercantik pasien yaitu Dokter Spesialis Kulit & kelamin dan Dokter Spesialis Bedah Plastik. Saling belajar dan mengajarkan ilmu pengetahuan dari berbagai bidang spesialisasi akan meningkatkan kemajuan yang pesat dalam ilmu kedokteran yang sudah terlalu lama terkotak-kotak. Harapan penyelenggara adalah memperluas  wawasan dan memberikan informasi kepada seluruh masyarakat melaui para dokter peserta seminar mengenai hal-hal terbaru dari teknik bedah kulit. Kami mengharapkan dengan seminar-seminar semacam ini, para dokter akan menangani pasiennya secara lebih hati-hati dengan mementingkan keamanan dan kenyamanan bagi pasien.

 

Peremajaan dengan Laser Nonablatif: Dr Edwin Djuanda, SpKK                                     

 
Sebelumnya, tindakan resurfasing dengan laser CO2 berguna untuk mengurangi kerutan ringan, sedang ataupun dalam. Tetapi karena waktu penyembuhan dan eritema yang lama, tindakan ini menjadi kurang popular. Timbul ide untuk memperbaiki permukaan kulit, terutama merangsang kolagen baru tumbuh, tanpa membuat luka yang tampak pada permukaan kulit. Ternyata beberapa sinar laser dengan panjang gelombang tertentu dapat diserap ke dalam lapisan dermis, tanpa merusak lapisan kulit yang paling luar (epidermis), sehingga pembentukan kolagen baru dapat terjadi “TANPA” melukai kulit  , tanpa perban, tanpa cuti ataupun istirahat.

Pasien yang mendapatkan keuntungan dengan cara ini adalah pasien yang mudah berjerawat, dengan 1-2 kali pe-laser-an, kulit menjadi kuat dan lebih resisten terhadap timbulnya jerawat baru. Untuk mendapatkan hasil yang baik diperlukan prosedur serial  dan waktu yang lama,jadi  informasi dan seleksi pasien menjadi  penting. Kemungkinan terjadinya komplikasi juga harus diperhitungkan. Tindakan ini adalah salah satu tindakan yang paling popular dalam “lunch time procedures”.

 

 

             BLEFAROPLASTI: Dr David Soedarto Oeiria,SpKK             

 

Bedah kelopak mata (blepharoplasty) dilakukan untuk indikasi fungsional ataupun kosmetik. Bedah kelopak mata atas biasa dilakukan untuk Oriental lids (membuat lipatan) atau Aging Lids (pada kelopak mata atas yang menua). Dr David Sudarto akan menjelaskan mengenai indikasi, komplikasi dan teknik melakukan blefaroplasti kelopak mata atas dan bawah yang aman.Penggunaan radiosurgery membuat sayatan lebih tepat dan mencegah perdarahan yang berlebihan.Dr David Soedarto berpraktek di Surabaya, menyelesaikan pendidikan dokter spesialis kulit dan bedah plastik di Jepang.

 

BOTOX UNTUK INDIKASI KOSMETIK: Dr Aryani Sudharmono, SpKK(K)

 

Populernya penggunaan BOTOX untuk “melumpuhkan” otot tertentu guna menghilangkan kerutan-kerutan di samping mata atau dahi memerlukan pemahaman yang mendalam mengenai mekanisme kerja, imunologi, toksisitas. Dr Aryani akan menjelaskan dengan seksama mengenai indikasi, keamanan, cara pengenceran , penyimpanan dan penggunaan BOTOX.  Efek penyuntikan Botox adalah dramatis. Dengan prosedur yang cukup 10-15 menit, setelah beberapa hari, Botox akan bekerja maksimal, sehingga pasien akan nampak lebih muda. Efek samping yang dapat terjadi juga akan dijelaskan mekanisme dan cara menghindarinya.

Tindakan ini adalah salah satu tindakan paling popular dalam “lunch time procedures” di seluruh dunia.

 

REVISI SKAR : Dr Gunawan Budisantoso, SpKK     

 

Bekas luka (skar) yang buruk, terutama pada wajah akan sangat mengganggu pemiliknya. Dr Gunawan akan menjelaskan dengan terperinci mengenai pelbagai cara untuk memperbaiki skar pada wajah. Teknik bedah yang diterangkan secara detail ini adalah klasik dan berguna pada setiap dokter yang melakukan pembedahan pada kulit.

 

Serial TCA(Tri-Chloro-Acetic-acid) Peel untuk Peremajaan      

Dr Lis Surachmiati Soeseno,SpKK

 

Pada peremajaan kulit selalu diupayakan cara pengobatan yang aman dan nyaman, baik bagi pasien maupun untuk dokter. Pengelupasan kulit wajah dengan TCA telah lama dikenal dan terbukti cukup ampuh. Penelitian Dr Lis terhadap 15 kasus dengan akne(jerawat) dan bercak hitam wajah (melasma) selama 3-5 hari berturut-turut menggunakan peeling TCA kadar rendah ternyata dapat meremajakan kulit dan memperbaiki tekstur kulit seperti peeling TCA medium depth.Keuntungn menggunakan kadar TCA yang lebih rendah adalah mencegah komplikasi terjadinya scarring pada wajah.

 

Mendapatkan hasil maksimal pada “Autologous Lipoaugmentation”        Dr Indah Julianto ,SpKK

 

Penyuntikan lemak tubuh sendiri untuk memperbaiki kelainan bentuk wajah yang berubah karena proses penuaan merupakan cara yang paling efektif. Bila sebelumnya lemak hanya bertahan 25-50%, dengan metode pengambilan lemak yang hati-hati (atraumatis), tekanan rendah, dan metode penyuntikan yang tipis berlapis-lapis, hasil “survival” lemak ditempat yang baru meningkat. Ditambah lagi penemuan Dr Indah sendiri yaitu mengkombinasikan dengan metoda sedot kulit (vakum, “cupping”), hasil lemak yang bertahan meningkat sampai 75 %. Di sajikan satu kasus wanita dengan payudara kecil, yang di augmentasi dengan lemak autologous, kemudian setiap hari payudara di”cup ‘ dengan alat penyedot vakum, setelah 3 bulan  bentuk payudara tetap besar seperti pada saat setelah pembedahan (hasil 100%)

 

 

 Refinement in Body Liposculpture Technique Orthostatic position

Dr Marco Aurelio FARIA-CORREA, plastic surgeon, Brazil

 

Pengalaman 18 tahun melakukan liposculpture (liposuction) membuat Dr Marco memiliki cara sendiri, baik berasal dari pengalamannya maupun belajar dari rekan-rekan kolega lain. Sebelum operasi, perencanaan dilakukan pada posisi pasien berdiri dan ditandai dengan “marker” . Ia menggunakan bius ringan “sedasi” yang membuat pasien agak mengantuk. Teknik yang digunakan “wet / tumescent method”. Pada waktu penyedotan lemak, per bagian/ area di sedot satu persatu kiri dan kanan, semua dicatat dan diperbandingkan. Pada waktu operasi hampir selesai, pasien diminta berdiri untuk menilai hasil akhir, dan dokter akan lebih mudah menyempurnakan hasil pekerjaannya. Disajikan dalam bentuk video.

 

Video-Endoscopic Body Contour Surgery

Dr Marco Aurelio FARIA-CORREA, plastic surgeon, Brazil

 

Pengalaman selama 8 tahun melakukan teknik  pembentukan tubuh secara “video-endoscopic” dituangkan Dr Marco dalam presentasi. Dikenal sebagai salah seorang pelopor teknik ini di dunia, Dr Marco akan menunjukkan caranya mengencangkan otot perut atau menaikkan posisi payudara, dengan hanya luka yang sangat kecil pada kulit ( 2 cm), dan diletakkan pada tempat yang tersembunyi. Pembesaran payudara juga dapat dilakukan lewat sayatan pada perut atau ketiak, dipandu secara visual dengan teknik ini. Walaupun tidak semua pasien cocok mendapatkan cara ini, namun untuk pasien tertentu, misalnya kulit perut tidak terlalu kendur, namun otot rectus abdominalisnya sudah kendur, cara ini memberikan hasil yang dramatis. Juga untuk payudara yang agak  turun ,tetapi volumenya cukup, teknik ini memberikan hasil yang dramatis. Makalah ini juga disajikan dengan slides dan video.

 

PARA PEMBICARA bersama Ketua Perdoski Jaya: Dr HERMAN CIPTO SpKK(K)

 

 

Mustika Cinta Pengasihan