(Mesin Pencari Google)





DYSPEPSIA

(Gangguan Pencernaan)



Mendiagnosis Dyspepsia

Dyspepsia didiagnosa terutama berdasarkan gejala-gejala khas dan penyampingan (eksklusi) dari penyakit-penyakit pencernaan yang bukan fungsional (termasuk penyakit-penyakit yang berkaitan dengan asam), penyakit-penyakit yang bukan pencernaan, dan penyakit-penyakit jiwa (psikiatris). Ada tes-tes untuk mengidentifikasi fungsi pencernaan yang abnormal secara langsung, namun mereka terbatas dalam kemampuan mereka untuk melakukannya.

Eksklusi (Pengeluaran) Penyakit-Penyakit Lain

Eksklusi dari penyakit pencernaan yang bukan fungsional

Sebagaimana biasa, sejarah detil dari pasien dan pemeriksaan fisik seringkali akan menyarankan penyebab dari dyspepsia. Tes-tes darah screening yang rutin sering dilaksanakan untuk mencari petunjuk-petunjuk pada penyakit-penyakit yang tidak diduga. Pemeriksaan-pemeriksaan dari feces (tinja) juga adalah bagian dari evaluasi karena mereka mungkin mengungkapkan infeksi, tanda-tanda peradangan, atau darah dan mengarahkan pengujian diagnostik yang lebih jauh. Pengujian feces yang sensitif (antigen/antibody) untuk Giardia lamblia akan layak karena infeksi parasit ini adalah umum dan dapat menjadi akut atau kronis. Beberapa dokter-dokter melakukan pengujian darah untuk penyakit celiac (seriawan), namun nilai dari melakukan ini adalah tidak jelas. (Selain itu, jika EGD direncanakan, biopsi-biopsi dari duodenum biasanya akan membuat diagnosis dari penyakit celiac.)

Ada banyak tes-tes untuk mengeluarkan/meniadakan penyakit-penyakit pencernaan yang bukan fungsional. Hal-hal utama, bagaimanapun, adalah untuk memutuskan tes-tes yang mana adalah layak untuk dilaksanakan. Karena setiap kasus adalah perorangan, tes-tes yang berbeda mungkin adalah layak untuk pasien-pasien yang berbeda. Meskipun demikian, tes-tes dasar tertentu seringkali dilaksanakan untuk mengeluarkan/meniadakan penyakit pencernaan yang bukan fungsional. Tes-tes ini mengidentifikasi penyakit-penyakit anatomi (struktural) dan histologi (mikroskopik) dari kerongkongan (esophagus), lambung, dan usus-usus kecil.

Kedua-duanya x-rays dan endoskopi-endoskopi dapat mengidentifikasi penyakit-penyakit anatomi. Hanya endoskopi-endoskopi, bagaimanapun, dapat mendiagnosa penyakit-penyakit histologi (jaringan tubuh) karena biopsi-biopsi (contoh-contoh dari jaringan) dapat diambil selama prosedur. Tes-tes x-ray termasuk:

  • Esophagram dan studi penelanan video-fluoroscopic untuk pemeriksaan kerongkongan (esophagus).
  • Rangkaian pencernaan bagian atas untuk pemeriksaan lambung dan duodenum.
  • Rangkaian usus kecil untuk pemeriksaan usus kecil.
  • Barium enema untuk pemeriksaan kolon dan terminal ileum.

Tes-tes Endoskopi termasuk:

  • Endoskopi pencernaan bagian atas (esophago-gastro-duodenoscopy atau EGD) untuk memeriksa kerongkongan (esophagus), lambung dan duodenum (usus dua belas jari).
  • Kolonoskopi untuk memeriksa kolon (usus besar) dan terminal ileum
  • Endoskopi juga tersedia untuk memeriksa usus kecil, namun tipe endoskopi ini adalah kompleks, tidak tersedia aecara luas, dan nilai dari dyspepsia yang belum terbukti.

Untuk pemeriksaan usus kecil, ada juga kapsul yang mengandung suatu kamera kecil dan pemancar yang dapat ditelan. Ketika kapsul berjalan melalui usus-usus kecil, ia memancarkan gambar-gambar bagian dalam dari usus-usus kecil pada recorder (perekam) eksternal untuk peninjauan ulang kemudian. Kapsul tidak tersedia secara luas dan nilainya, terutama pada dyspepsia, masih belum terbukti.

X-rays lebih mudah dilaksanakan dan lebih tidak mahal daripada endoskopi-endoskopi. Ketrampilan-ketrampilan yang diperlukan untuk melaksanakan x-rays, bagaimanapun, sedang menjadi jarang diantara ahli-ahli radiologi karena mereka melakukannya lebih jarang. Oleh karenanya, kwalitas dari x-rays seringkali tidak setinggi seperti biasanya. Seperti tercatat sebelumnya, endoskopi-endoskopi mempunyai keuntungan daripada x-rays karena pada saat endoskopi-endoskopi, biopsi-biopsi dapat diambil untuk mendiagnosa atau mengeluarkan/meniadakan penyakit-penyakit histologi, sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh x-rays.



Jika pengobatan medis tidak menyembuhkan penyakit Anda, cobalah cara spiritual dengan Tasbih Karomah.

 

Spesialis Mengatasi Masalah Anak